Kamis, 02 Agustus 2012

KRITIKAN DAN PUJIAN

                                                    Mengkritik/Memuji Berbagai Karya / Seni
       Setiap hasil karya pasti memiliki kelebihan dan kelemahan. Sebaik dan secanggih apa pun karya seni atau produk pasti memiliki kelemahan atau kekurangan. Kita tidak boleh mencela hasil karya seseorang walaupun kenyataannya hasil karya itu sebenarnya memang kurang baik.  Yang boleh kita sampaikan  adalah dalam bentuk kritik yang sifatnya membangun atau memberi masukan. Terhadap hasil karya  (produk atau seni) yang baik, kita tidak boleh terlalu kikir untuk memujinya . Kritik dan pujian keduanya dapat menjadi bahan renungan untuk menciptakan hasil karya berikutnya.  Inilah salah satu pentingnya kompetensi dasar ini harus kamu kuasai.
       Sekali lagi yang harus diingat bahwa dalam melakukan kritik atau pujian harus disertakan alasan yang logis (masuk akal). Tujuan setiap kritik atau pujian disertai alasan yang logis agar komentar bersifat ilmiah, bisa dipertanggungjawabkan, berdasar dan meyakinkan.
Contoh 1. Pujian
Sungguh menakjubkan gaya lukisan itu. Belum pernah terlihat karya lukis tentang alam sehidup lukisan tersebut. Menatap lukisan itu serasa kita sedang di Pantai Kuta. Alasan mengapa lukisan itu bisa tampak hidup karena komposisi warna, goresan gelap terang pada langit, matahari, laut begitu padu dan serasi seperti keadaan asli objek lukisannya.
2. Kritik 
Banyaknya produk sinetron di televisi yang isinya mengangkat kekerasan sangat tidak cocok sebagai hiburan anak-anak. Alasannya, sinetron seperti itu dapat mempengaruhi dan ditiru dalam perilaku anak-anak sehari-hari

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar